sepi seorang perempuan
airmata bagaikan sahabat tiada siapa yang mampu mengerti ngin saja aku lari hingga ke hujung dunia namun apakan daya kerana aku seorang perempuan.....perginya bagaikan sebuahh mimpi ngeri untukku biarpun pedih menaNggung rindu aku harus bangkit melawan kedukaan kalah bukan matlamatku biarkan mendung itu berlalu kini tinggallah cintaku yang duka tiada lagi kata manis berbisik di telingaku semuanya telah pergi bersama sepiku terbuku didalam kalbu inilah bingkisan sepi seorang PEREMPUAN..
No comments:
Post a Comment